Alnect computer Blog Contest

Nonton TV Berlebih Picu Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2009 · 0 komentar



JIKA biasanya Anda hanya membiarkan buah hati Anda menghabiskan waktu senggang dengan menonton TV, kini sebaiknya Anda mencari aktivitas lain yang lebih kreatif dan sehat. Pasalnya, kelebihan waktu menonton TV bisa memicu berbagai masalah kesehatan seperti kelebihan berat badan dan diabetes. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anak usia 4 tahun ke bawah sebaiknya tidak usah menonton TV sama sekali. Dan, bagi anak usia di atasnya sebaiknya menonton TV kurang dari 10 jam per minggu (sekitar 1 1/2 jam per hari).



JIKA biasanya Anda hanya membiarkan buah hati Anda menghabiskan waktu senggang dengan menonton TV, kini sebaiknya Anda mencari aktivitas lain yang lebih kreatif dan sehat. Pasalnya, kelebihan waktu menonton TV bisa memicu berbagai masalah kesehatan seperti kelebihan berat badan dan diabetes. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anak usia 4 tahun ke bawah sebaiknya tidak usah menonton TV sama sekali. Dan, bagi anak usia di atasnya sebaiknya menonton TV kurang dari 10 jam per minggu (sekitar 1 1/2 jam per hari).

Berikut beberapa dampak menonton TV berlebih terhadap kesehatan anak:

Kelebihan berat badan dan diabetes

Jumlah anak dan remaja yang kelebihan berat badan atau obesitas semakin bertambah. Berdasarkan catatan AAP, jumlah anak yang obesitas di Amerika berlipat ganda selama 20 tahun terakhir. Tidak hanya di Amerika, anak-anak di bawah usia 5 tahun dari semua kelompok etnik di dunia telah menunjukkan peningkatan angka obesitas secara signifikan.

Kelebihan berat badan ini, berdasarkan temuan beberapa studi, sangat berkaitan dengan menonton TV. TV akan mengurangi aktivitas fisik anak. Selain itu, iklan-iklan berbagai jenis makanan yang tayang di Tv mendorong anak mengkonsumsi makanan dengan kandungan lemak dan gula yang tinggi.

Jika Anda menempatkan TV sebagai tanda sayang di kamar anak Anda, ada baiknya memindahnya. TV di kamar anak dilaporkan sebagi prediktor kuat kelebihan berat badan, bahkan pada anak-anak yang masih duduk di preschool.

Faktor risiko dengan kelebihan berat badan

Berdasarkan data dari APP, seperti yang dikutip situs limitv, sekitar 85% anak-anak diabetes kelebihan berat badan. Hal ini menempatkan kelebihan berat badan sebagai faktor risiko kuat untuk penyakit kronis ini. Tidak hanya diabetes, pada anak yang kelebihan berat badan juga ditemukan masalah-masalah kesehatan lainnya seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung, kolesterol tinggi, depresi, serta rendahnya rasa percaya diri.

Selain menghadapai berbagai masalah kesehatan tersebut, anak yang kelebihan berat badan akan cenderung tetap obesitas hingga dewasa. Para peneliti menemukan, kemungkinan obesitas pada masa anak-anak tetap bertahan hingga dewasa meningkat dari sekitar 20% pada anak usia 4 tahun hingga mencapai 80% pada anak remaja. Artinya, ada kesempatan sebesar 80% bahwa remaja yang obesitas akan tumbuh menjadi dewasa yang obesitas juga dan harus menghadapi dampak masalah kesehatan yang serius serta berkurangnya angka harapan hidup karena masalah-masalah kesehatan tersebut.

Karena alasan ini, sangat dianjurkan agar jumlah waktu menonton TV anak-anak usia preschool diminimalkan, untuk anak usia sekolah maksimal 1 1/2 jam per hari, serta dipadukan dengan diet sehat dan aktivitas fisik paling tidak 30 menit setiap harinya.

Attention Deficit Disorder (ADD), Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD)

Di tahun 1970-an, peneliti Profesor Werner Halperin telah menyatakan kalau perubahan suara dan gambar yang cepat pada TV bisa membuat sistem saraf anak kewalahan dan memicu gangguan atensi yang akan muncul kemudian.

Pada tahun yang sama, Dr. Mathew Dumont dari Harvard Medical School menyatakan, perubahan gambar dan suara yang cepat di TV akan menstimulasi anak untuk meniru kebiasaan yang dinamis tersebut. Hal ini bisa menyebabkan gangguan perilaku yang dikenal dengan ADHD. Gangguan ini bisa diakibatkan oleh tingkah anak yang secara tidak sadar meniru gerak cepat pada program-progam TV.

Pada April 2004, hasil studi Dr. Dimitri Christakis beserta teman-temannya yang dipublikasikan di journal Pediatrics menunjukkan, menonton TV di usia awal (yang diteliti usia 1 dan 3) berkaitan erat dengan gangguan atensi (ADHD) di usia yang lebih tua (usia 7 tahun). Anak-anak usia 1 tahun yang diteliti menonton TV selama 2.2 jam per hari dan yang usia 3 tahun selama 3.6 jam per hari.

Christakis melaporkan, menonton TV sekitar 5 jam per hari di usia 1 tahun berkaitan dengan peningkatan risiko mengalami gangguan atensi sebesar 28% di usia 7 tahun. Anak usia 3 tahun yang menonton TV sekitar 5 jam per hari juga hampir mengalami peningkatan risiko gangguan atensi sebesar 28% di usia 7 tahun. Selain itu, setiap penambahan jam nonton selama 1 jam pada anak usia 1 dan 3 tahun, akan menambah risiko gangguan atensi sebesar 10 % di usia 7 tahun.

Kesehatan emosional

Iklan berbagai jenis produk di TV bisa mengganggu kesehatan emosi anak. Anak-anak akan merasa menjadi pecundang jika tidak mampu membeli produk-produk yang ditawarkan. Anak-anak masih rentan secara emosional dan pembuat iklan seringkali mengambil keuntungan dari hal tersebut. Selain bisa merusak kesehatan emosi anak, produk-produk yang ditawarkan pada anak seperti sereal bergula, permen, soda, serta berbagai snack lainnya bisa meningkatkan risiko obesitas dan diabetes pada anak.

Ketangkasan tangan

Dulu, sebelum anak-anak menghabiskan banyak waktu dengan TV, mereka biasanya bermain dengan melibatkan tangan. Mereka merangkai manik-manik, membentuk balok dengan martil kayu, serta menggambar dengan tangan, menggunakan gunting plastik dan lem untuk memotong dan memindahkan gambar, memegang mainan, bermain piano, serta berbagai aktivitas sejenis lainnya. Jenis aktivitas ini mengembangkan penggunaan tangan dan jari, ketangkasan gerak tangan mereka, serta meningkatkan koordinasi tangan dan mata.

Dengan segala aktivitas tersebut, maka anak biasanya bisa memegang pensil dengan benar dan membentuk huruf dengan tepat saat mulai belajar di sekolah. Tetapi, sekarang ada laporan dari guru bahwa anak-anak mulai mengalami kesulitan mengembangkan kemampuan menulis karena kurangnya ketangkasan tangan.
Sumber : mediaindonesia.com

Readmore »»

Manfaat Sehat Vitamin E

· 0 komentar



SAMA seperti vitamin lainnya, vitamin E sangat penting dalam mempertahankan kesehatan tubuh secara umum. Ada 8 bentuk vitamin E, tapi bentuk yang paling aktif di dalam tubuh adalah alpha-tocopherol. Ini merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak dan biasanya terdapat pada makanan yang mengandung lemak dalama batas takaran sehat. Karena itu, jika Anda menerapkan diet rendah lemak, maka Anda akan kesulitan mendapatkan vitamin E dan bisa dengan mudah kekurangan vitamin esensial ini. Untuk memastikan kalau asupan vitamin E Anda cukup, berikut beberapa fakta mengenai sumber dan dosis yang perlu Anda konsumsi.


Manfaat

Vitamin E pada dasarnya berperan sebagai pendukung antioksidan. Antioksidan berperan penting untuk membantu tubuh melawan kerusakan akibat radikal bebas. Setiap harinya, kita terpapar oleh berbagai radikal bebas, mulai dari polutan, asap rokok serta racun-racun lain yang seiring waktu akan membahayakan bagi kesehatan.

Antioksidan akan membantu melawan radikal bebas ini sehingga kita terbebas dari penyakit. Selain itu, antioksidan bisa membantu memerangi kanker dan penyakit kardiovaskular, 2 masalah kesehatan yang paling banyak diderita. Di samping itu, vitamin E membantu menyehatkan sistem kekebalan tubuh, serta membantu proses perbaikan DNA.

Makanan

Vitamin E sebagian besar terdapat pada kacang-kacangan, minyak dan sayuran hijau. Untuk membantu Anda menambah asupan vitamin E dari makanan, berikut daftar makanan yang mengandung vitamin E dan tentunya bisa Anda padukan dalam diet Anda sehari-hari:

* Minyak gandum
* Almond
* Biji bunga matahari
* Minyak bunga matahari
* Kacang tanah dan mentega kacang
* Minyak jagung
* Bayam
* Brokoli
* Minyak kedelai
* Kiwi
* Mangga

Dosis

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, pastikan Anda (yang berusia 14 ke atas) mendapatkan asupan 15 miligram atau 22.5 internasional unit (IU) per hari. Tapi, pastikan juga kalau asupan vitamin E Anda tidak lebih dari 1.000 miligram (1.500 IU) per hari. Hal ini untuk mencegah keracunan. Tapi, sebagian besar orang justru kesulitan memenuhi asupan vitamin E yang direkomendasikan. Jadi, kalau tidak menggunakan suplemen dalam dosis sangat besar, kemungkinan besar Anda tidak akan mencapai batas maksimum ini.

Vitamin E dan penyakit jantung

Beberapa peneliti meyakini kalau vitamin E berperan penting dalam mencegah perkembangan penyakit jantung. Vitamin E ini akan membatasi jumlah oksidasi kolesterol jahat LDL (low-density lipoprotein) dalam darah. Oksidasi menyebabkan penyumbatan arteri, sehingga memicu serangan jantung. Dengan menghambat proses ini, maka vitamin E juga berperan mencegah serangan jantung.

Berdasarkan hasil studi, seperti dikutip situs askmen, mereka yang mendapatkan asupan vitamin E yang optimal mengalami insiden penyakit jantung 30-40% lebih rendah dibandingkan mereka yang kekurangan vitamin E. Selain itu, asupan vitamin E cukup membantu mencegah pengentalan darah, yang juga turut menjadi pemicu serangan jantung.

Manfaat lain vitamin E

Konsumsi vitamin E juga sekalian akan memperbaiki konsumsi lemak Anda. Karena biasanya makanan yang mengandung vitamin E juga kaya akan lemak sehat, maka kualitas nutrisi yang Anda dapatkan akan semakin optimal. Untuk mendapatkan asupan vitamin E yang cukup, pastikan Anda memperbanyak jumlah makanan seperti almond, minyak bunga matahari serta sumber vitamin E lainnya ke dalam diet Anda.

Makanlah vitamin Anda

Pastikan Anda tidak meninggalkan vitamin E karena takut akan asupan lemak yang datang bersamaan dari sumber makanannya. Lemak, pada dasarnya penting bagi kesehatan. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin E, Anda tidak hanya akan mendapatkan berbagai manfaat seperti yang telah disebutkan di atas tetapi makanan ini juga merupakan sumber energi yang tidak mempunyai dampak negatif terhadap kadar gula darah.

Sumber : mediaindonesia.com

Readmore »»

Cara Kerja Jantung

· 0 komentar


Sistm sirkulasi memiliki 3 komponen:
1. Jantung yang berfungsi sebagai pompa yang melakukan tekanan terhadap darah agar timbul gradien dan darah dapat mengalir ke seluruh tubuh
2. Pembuluh darah yang berfungsi sebagai saluran untuk mendistribusikan darah dari jantung ke semua bagian tubuh dan mengembalikannya kembali ke jantung
3. Darah yang berfungsi sebagai medium transportasi dimana darah akan membawa oksigen dan nutrisi


Darah berjalan melalui sistim sirkulasi ke dan dari jantung melalui 2 lengkung vaskuler (pembuluh darah) yang terpisah. Sirkulasi paru terdiri atas lengkung tertutup pembuluh darah yang mengangkut darah antara jantung dan paru. Sirkulasi sistemik terdiri atas pembuluh darah yang mengangkut darah antara jantung dan sistim organ.

Walaupun secara anatomis jantung adalah satu organ, sisi kanan dan kiri jantung berfungsi sebagai dua pompa yang terpisah. Jantung terbagi atas separuh kanan dan kiri serta memiliki empat ruang, bilik bagian atas dan bawah di kedua belahannya. Bilik bagian atas disebut dengan atrium yang menerima darah yang kembali ke jantung dan memindahkannya ke bilik bawah, yaitu ventrikel yang berfungsi memompa darah dari jantung.

Pembuluh yang mengembalikan darah dari jaringan ke atrium disebut dengan vena, dan pembuluh yang mengangkut darah menjauhi ventrikel dan menuju ke jaringan disebut dengan arteri. Kedua belahan jantung dipisahkan oleh septum atau sekat, yaitu suatu partisi otot kontinu yang mencegah percampuran darah dari kedua sisi jantung. Pemisahan ini sangat penting karena separuh jantung janan menerima dan memompa darah beroksigen rendah sedangkan sisi jantung sebelah kiri memompa darah beroksigen tinggi.

Perjalanan Darah dalam Sistim Sirkulasi
Jantung berfungsi sebagai pompa ganda. Darah yang kembali dari sirkulasi sistemik (dari seluruh tubuh) masuk ke atrium kanan melalui vena besar yang dikenal sebagai vena kava. Darah yang masuk ke atrium kanan berasal dari jaringan tubuh, telah diambil O2-nya dan ditambahi dengan CO2. Darah yang miskin akan oksigen tersebut mengalir dari atrium kanan melalui katup ke ventrikel kanan, yang memompanya keluar melalui arteri pulmonalis ke paru. Dengan demikian, sisi kanan jantung memompa darah yang miskin oksigen ke sirkulasi paru. Di dalam paru, darah akan kehilangan CO2-nya dan menyerap O2 segar sebelum dikembalikan ke atrium kiri melalui vena pulmonalis.

Darah kaya oksigen yang kembali ke atrium kiri ini kemudian mengalir ke dalam ventrikel kiri, bilik pompa yang memompa atau mendorong darah ke semus sistim tubuh kecuali paru. Jadi, sisi kiri jantung memompa darah yang kaya akan O2 ke dalam sirkulasi sistemik. Arteri besar yang membawa darah menjauhi ventrikel kiri adalah aorta. Aorta bercabang menjadi arteri besar dan mendarahi berbagai jaringan tubuh.

Sirkulasi sistemik memompa darah ke berbagai organ, yaitu ginjal, otot, otak, dan semuanya. Jadi darah yang keluar dari ventrikel kiri tersebar sehingga masing-masing bagian tubuh menerima darah segar. Darah arteri yang sama tidak mengalir dari jaringan ke jaringan. Jaringan akan mengambil O2 dari darah dan menggunakannya untuk menghasilkan energi. Dalam prosesnya, sel-sel jaringan akan membentuk CO2 sebagai produk buangan atau produk sisa yang ditambahkan ke dalam darah. Darah yang sekarang kekurangan O2 dan mengandung CO2 berlebih akan kembali ke sisi kanan jantung. Selesailah satu siklus dan terus menerus berulang siklus yang sama setiap saat.

Kedua sisi jantung akan memompa darah dalam jumlah yang sama. Volume darah yang beroksigen rendah yang dipompa ke paru oleh sisi jantung kanan memiliki volume yang sama dengan darah beroksigen tinggi yang dipompa ke jaringan oleh sisi kiri jantung.

Sirkulasi paru adalah sistim yang memiliki tekanan dan resistensi rendah, sedangkan sirkulasi sistemik adalah sistim yang memiliki tekanan dan resistensi yang tinggi. Oleh karena itu, walaupun sisi kiri dan kanan jantung memompa darah dalam jumlah yang sama, sisi kiri melakukan kerja yang lebih besar karena ia memompa volume darah yang sama ke dalam sistim dengan resistensi tinggi. Dengan demikian otot jantung di sisi kiri jauh lebih tebal daripada otot di sisi kanan sehingga sisi kiri adalah pompa yang lebih kuat.

Darah mengalir melalui jantung dalam satu arah tetap yaitu dari vena ke atrium ke ventrikel ke arteri. Adanya empat katup jantung satu arah memastikan darah mengalir satu arah. Katup jantung terletak sedemikian rupa sehingga mereke membuka dan menutup secara pasif karena perbedaan gradien tekanan. Gradien tekanan ke arah depan mendorong katup terbuka sedangkan gradien tekanan ke arah belakang mendorong katup menutup.

Dua katup jantung yaitu katup atrioventrikel (AV) terletak di antara atrim dan ventrikel kanan dan kiri. Katup AV kanan disebut dengan katup trikuspid karena memiliki tiga daun katup sedangkan katup AV kiri sering disebut dengan katup bikuspid atau katup mitral karena terdiri atas dua daun katup. Katup-katup ini mengijinkan darah mengalir dari atrium ke ventrikel selama pengisian ventrikel (ketika tekanan atrium lebih rendah dari tekanan ventrikel), namun secara alami mencegah aliran darah kembali dari ventrikel ke atrium ketika pengosongan ventrikel atau ventrikel sedang memompa.

Dua katup jantung lainnya yaitu katup aorta dan katup pulmonalis terletak pada sambungan dimana tempat arteri besar keluar dari ventrikel. Keduanya disebut dengan katup semilunaris karena terdiri dari tiga daun katup yang masing-masing mirip dengan kantung mirip bulan-separuh. Katup ini akan terbuka setiap kali tekanan di ventrikel kanan dan kiri melebihi tekanan di aorta dan arteri pulmonalis selama ventrikel berkontraksi dan mengosongkan isinya. Katup ini akan tertutup apabila ventrikel melemas dan tekanan ventrikel turun di bawah tekanan aorta dan arteri pulmonalis. Katup yang tertutup mencegah aliran balik dari arteri ke ventrikel.

Walaupun tidak terdapat katup antara atrium dan vena namun hal ini tidak menjadi masalah. Hal ini disebabkan oleh dua hal, yaitu karena tekanan atrium biasanya tidak jauh lebih besar dari tekanan vena serta tempat vena kava memasuki atrium biasanya tertekan selama atrium berkontraksi.

Proses Mekanis Siklus Jantung
Jantung secara berselang-seling berkontraksi untuk mengosongkan isi jantung dan berelaksasi untuk mengisi darah. Siklus jantung terdiri atas periode sistol (kontraksi dan pengosongan isi) dan diastol (relaksasi dan pengisian jantung). Atrium dan ventrikel mengalami siklus sistol dan diastol terpisah. Kontraksi terjadi akibat penyebaran eksitasi (mekanisme listrik jantung) ke seluruh jantung. Sedangkan relaksasi timbul setelah repolarisasi atau tahapan relaksasi otot jantung.

Kontraksi sel otot jantung untuk memompa darah dicetuskan oleh potensial aksi yang menyebar melalui membran-membran sel otot. Jantung berkontraksi atau berdenyut secara berirama akibat potensial aksi yang ditimbulkannya sendiri. Hal ini disebabkan karena jantung memiliki mekanisme aliran listrik yang dicetuskannya sendiri guna berkontraksi atau memompa dan berelaksasi.

Potensial aksi ini dicetuskan oleh nodus-nodus pacemaker yang terdapat di jantung dan dipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti K+, Na+, dan Ca++. Gangguan terhadap kadar elektrolit tersebut di dalam tubuh dapat mengganggu mekanisme aliran listrik jantung.

Arus listrik yang dihasilkan oleh otot jantung menyebar ke jaringan di sekitar jantung dan dihantarkan melalui cairan-cairan tubuh. Sebagian kecil aktivitas listrik ini mencapai permukaan tubuh dan dapat dideteksi menggunakan alat khusus. Rekaman aliran listrik jantung disebut dengan elektrokardiogram atau EKG. EKG adalah rekaman mengenai aktivitas listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh aliran listrik jantung yang mencapai permukaan tubuh. Jadi EKG bukanlah rekaman langsung aktivitas listrik jantung yang sebenarnya.

Berbagai komponen pada rekaman EKG dapat dikorelasikan dengan berbagai proses spesifik di jantung. EKG dapat digunakan untuk mendiagnosis kecepatan denyut jantung yang abnormal, gangguan irama jantung, serta kerusakan otot jantung. Hal ini disebabkan karena aktivitas listrik akan memicu aktivitas mekanis sehingga kelainan pola listrik biasanya akan disertai dengan kelainan mekanis atau otot jantung sendiri.[]

Sumber : Sherwood L. fisiologi manusia : dari sel ke sistem. EGC. Jakarta. 2001

Readmore »»

Bad Breath? No, Thank You!

Jumat, 19 Juni 2009 · 0 komentar



Mau tau cara mencengah mau mulut?...
Ini dia 7 tips² nya:


1. Sikat gigi secara teratur minimal 2 kali sehari, pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur dengan durasi minimal 2 menit.
2. Bersihkan lidah sampai bagian belakang, karena bakteri penyebab bau mulut bersembunyi jauh di sela-sela lidah.
3. Minum banyak air putih. Mulut kering adalah tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.
4. Mengunyah permen karet tanpa gula bila menggosok gigi setelah makan tidak memungkinkan.
5. Gunakan pasta gigi yang mengandung mouthwash seperti Pepsodent Center Fresh. Gel lapisan luarnya mengandung fluoride sebagai pencegah gigi berlubang, dan gel lapisan dalamnya mengandung mouthwash yang membantu melawan bakteri.
6. Cari tanda-tanda masalah lain dan konsultasikan dengan dokter.
7. Kunjungi dokter gigi tiap 6 bulan sekali untuk menjaga kondisi gigi anda

Readmore »»

Gizi Buruk karena Ibu Malas Menimbang?

· 0 komentar



Gizi buruk, terutama pada balita, masih menjadi masalah besar di Indonesia. Padahal, kondisi tersebut bisa dicegah antara lain dengan secara rutin membawa bayi ke posyandu untuk ditimbang.


"Walau teknologi kesehatan sudah maju, menimbang bayi dan balita setiap bulan adalah satu-satunya cara untuk memonitor apakah berat badan anak sudah sesuai dengan usianya. Dengan rutin menimbang, gangguan tumbuh kembang anak lebih mudah diketahui.

Namun, 25,5 persen bayi dan balita di Indonesia tidak pernah ditimbang. Alasannya, selain jarak ke Posyandu yang jauh, kurangnya pengetahuan ibu, juga faktor budaya dan kebiasaan. Akibatnya, masih banyak ditemui angka kejadian gizi buruk dan gizi kurang.

Data tahun 2008 menyebutkan, gizi buruk merupakan salah satu wabah yang paling mengancam kesehatan anak. Selain karena malas menimbang, kebiasaan merokok juga berdampak pada status gizi balita. Rokok masih menempati belanja rumah tangga kedua tertinggi, di bawah belanja beras, tetapi masih lebih besar dari belanja lauk pauk, pendidikan, dan kesehatan. "Padahal, biaya membeli sebatang rokok bisa dialihkan untuk membeli beberapa butir telur.

Oleh karna itu jgn malas menimbang bayi yah :).

Readmore »»

Agar Diabetesi Tidak Diamputasi

· 0 komentar



Salah satu hal yang dikhawatirkan terjadi pada orang dengan diabetes (diabetesi) adalah jika terjadi luka yang membusuk (gangren), lalu harus diamputasi. Secara medis diketahui, luka membusuk itu akan terus merembet ke bagian tubuh lain. Satu-satunya jalan untuk menghentikannya adalah dengan memotong bagian busuk itu.

Bagaimana caranya agar terhindar dari kejadian mengerikan itu? Ikuti saran berikut ini:


- Jaga gula darah tetap normal dengan cara-cara sesuai yang diajarkan dokter, yakni mengontrol makan, berolahraga, dan minum obat.

- Jaga berat badan ideal. Terlalu gemuk akan meningkatkan risiko lipatan-lipatan tubuh lembab, menjadi sarang kuman, dan mengalami lecet akibat gesekan.

- Hindari segala macam kemungkinan yang dapat menyebabkan tubuh mengalami luka. Perlu diingat, pada diabetesi, luka akan membawa risiko sulit sembuh dan membusuk.

- Hentikan kebiasaan berolahraga atau joging tanpa alas kaki karena akan meningkatkan risiko kaki mengalami perlukaan. Perlu diingat, bagian yang jauh dari jantung memiliki kemungkinan kebas karena aliran darah tidak cukup. Akibatnya, jika kaki tertusuk pasir, duri, paku, dan sebagainya, tidak akan terasa.

- Sebelum menggunakan sepatu, selalu pastikan bahwa di dalam sepatu benar-benar bersih dan aman, tidak terselip pasir atau sesuatu yang dapat menimbulkan luka.

- Perhatikan cara yang benar saat memotong kuku, baik kuku tangan, maupun kuku kaki supaya menghindari kemungkinan tertusuk.

- Jika terjadi perlukaan, segeralah berkonsultasi ke dokter ahli agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Sumber:kompas


Readmore »»

Gigi Berlubang Dapat Sebabkan Kista

· 0 komentar



JANGAN remehkan kebersihan gigi. Jika tidak, gigi bisa berlubang. Kalau sudah berlubang, bisa timbul berbagai penyakit. Salah satunya adalah kista. Kista ini bisa membuat wajah tak simetris.

Ada 3 lapisan gigi, yaitu email, dentin, dan pulpa. Email adalah lapisan terluar gigi yang menutupi seluruh mahkota gigi dan merupakan bagian tubuuh yang paling keras. Email dibentuk oleh sel-sel yang disebut ameloblast. Meskipun sangat keras, email rentan terhadap serangan asam, baik langsung dari makanan atau dari hasil metabolisme bakteri yang memfermentasi karbohidrat yang kita makan dan menghasilkan asam.


Dentin adalah struktur penyusun gigi terbesar. Jaringan ini jauh lebih lunak dibandingkan dengan email karena komposisi material organiknya lebih banyak daripada email, yaitu mencapai 20 persen, di mana 85 persen dari material organik tersebut adalah kolagen. Sisanya adalah air sebanyak 10 persen dan material organik 70 persen. Di daerah permukaan mahkota gigi, dentin terletak di bawah email. Tapi di bagian akar dentin ditutupi oleh sementum. Di bagian bawahnya dentin menjadi atap bagi rongga pulpa.

Pulpa adalah rongga yang berisi pembuluh darah dan syaraf. Secara anatomi, jaringan pulpa sangat berhubungan dengan dentin karena dentin menjadi atap bagi rongga pulpa. "Kalau syaraf udah kebuka, banyak kuman yang masuk. Kuman yang masuk ke dalam gigi itulah yang akan tumbuh menjadi daging. Dan itulah polip," terang drg Elsa Adhistry dari Rumah Sakit Royal Taruma, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Kista

Gigi yang berlubang tidak disebabkan oleh ulat, seperti yang sering dikira orang. Lubang gigi terjadi akibat pertemuan antara bakteri dan gula. Gula dari sisa makanan menjadi lubang kecil pada email gigi, kita belum merasakan sakit gigi. Lubang kecil itu selanjutnya menjadi celah bagi sisa makanan dan bakteri, sehingga lubang semakin besar dan melubangi dentin. "Rasa linu pada saat makan akan terasa sekali," ungkapnya. Hal ini akan terus terjadi sampai akhirnya akar gigi habis dan hanya tersisa akar gigi.

Sakit gigi tidak boleh dipandang sebelah mata. Jika didiamkan, gigi bisa bengkak dan meradang. Gigi yang berlubang mempermudah masuknya kuman penyakit menuju saluran darah, yang pada gilirannya dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit gigi lainnya. Salah satunya adalah kista.

Kista itu sendiri, menurut drg Elsa, adalah rongga patologis yang biasanya berdinding jaringan ikat dan berisi cairan kental atau semi likuid. Kista dapat berada dalam jaringan lunak ataupun keras seperti tulang. Rongga kista di dalam rongga mulut selalu dibatasi oleh epitel.

Kista periapikal adalah kista yang terbentuk pada ujung apeks atau akar gigi yang jaringan pulpanya sudah nonvital atau mati. Kista ini merupakan lanjutan dari pulpitis atau peradangan pulpa. Dapat terjadi di ujung mana pun dan dapat terjadi pada semua umur. Ukurannya pun berkisar antara 0.5-2cm. Tapi bisa juga lebih. "Kalau kistanya membesar, bisa menyebabkan syaraf oleh kista tersebut," sambungnya.

Kista ini tidak menimbulkan keluhan atau rasa sakit, kecuali yang terinfeksi. Pada pemeriksaan radiografis, kista periapikal memperlihatkan gambaran seperti dental. Granuloma, yaitu lesi radiolusen, terlihat jelas. "Yang membedakan kista periapikal dengan dental granuloma adalah garis putih," imbuhnya.

Perbedaan mendasar adalah adanya epitel yang membatasi rongga kista. Gigi yang bersangkutan dengan kista ini biasanya tanpa gejala atau keluhan. Namun kadang batas ini tidak jelas sehingga diagnosa kista sulit ditegakkan. "Kista terjadi tidak hanya dari makanan. Bisa juga terjadi dari trauma akibat terjatuh," katanya.

Biasanya pasien tidak mengeluhkan adanya nyeri dan tes perkusinya negatif. Karena berhubungan dengan pulpa yang telah mekrosis, stimulasi thermal akan menunjukkan nilai yang negatif. Gambaran kista periapikal ditandai dengan adanya rongga yang berlapiskan epitel jenis nonkeratinizing stratified squamous dengan ketebalan yang bervariasi. Dinding epithelium tersebut dapat sangat proliferatif dan memperlihatkan susunan plexiform.

Secara khas dapat dilihat proses radang dengan ditemukannya banyak sel radang, yaitu sel plasma dan sel limfosit pada dinding kista tersebut. "Biasanya baru dapat terlihat ketika sudah dirontgen dan kelihatan kerusakan pada tulang," tambahnya.

Pengobatan

Kebanyakan kista periapikal ditemukan secara tidak sengaja selama pemeriksaan rutin. Karena merupakan kelanjutan dari nekrosis pulpa, pada pemeriksaan fisik akan didapatkan tes thermal yang negatif dan tes EPT yang negatif. Periapikal terlihat sebagai gambaran radiolusen yang menempel pada apex dari akar gigi.

Pengobatan dilakukan dengan pembersihan di mana semua jaringan gusi yang mati dan karang gigi dibuang. Karena pembersihan ini menimbulkan nyeri, digunakan obat bius lokal. Beberapa hari pertama setelah pembersihan, pasien diharuskan berkumur-kumur dengan larutan hidrogen peroksida (setengah bagian hydrogen peroksida 3 persem dicampur dengan setengah bagian air) beberapa kali dalam sehari.

Selama dua minggu, pasien dapat mengunjungi dokter gigi setiap 1-2 hari. Jika bentuk dan posisi gusi tidak kembali normal, dokter gigi akan melakukan pembedahan untuk kembali membentuk gusi sebagai langkah pencegahan terhadap kekambuhan dan periodontitis.

Readmore »»

Beras Merah Ampuh Obati Pasien Demam Berdarah

Kamis, 18 Juni 2009 · 0 komentar

Beras merah bisa digunakan untuk meningkatkan trombosit bagi penderita demam berdarah (DB). Sejak 2008 pun RSU Dr Soetomo mulai mengembangkan penggunaan beras merah atau angkak. Dan hasilnya terbukti bisa menaikkan trombosit.

"Beras merah atau angkak bisa menaikkan trombosit. Ada zat dalam beras merah yakni lovastatin yang diambil untuk jadi obat meningkatkan trombosit," kata dr Erwin Astha T spesialis penyakit dalam RSU dr Soetomo kepada wartawan di Ruang Rawat Inap Penyakit Tropik.


Tapi obat yang diambil dari beras merah ini hanya dianjurkan untuk penderita DB dewasa. Bagi anak-anak tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat dari beras merah tersebut. Pasalnya anti bodi pada anak-anak belum terbentuk, sehingga dikhawatirkan menimbulkan efek samping.

"Untuk anak-anak tidak kita anjurkan. Kita menganjurkannya pada orang dewasa," ungkapnya.

Obat dari beras merah ini diberikan saat penderita didiagnosa pertama kali terkena demam berdarah. Obat diberikan 3 x 1 dalam sehari dalam bentuk kapsul. Obat ini tidak bisa dibuat sembarangan karena difermentasi secara khusus di pabrik farmasi.

"Tidak ada efek samping bagi penderita DB. Jika sudah sembuh maka konsumsi obat tersebut bisa dihentikan," tuturnya.

Sementara untuk jangka panjang, obat beras merah ini bisa digunakan menurunkan kolesterol.

Sumber: detikcom

Readmore »»

Virus Flu Babi Merupakan Jenis Virus Baru

· 0 komentar


Pakar mikrobiologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof. Widya Asmara menyatakan, virus H1N1 penyebab flu babi yang saat ini berkembang dan menyebabkan wabah di Meksiko, merupakan virus baru.

"Virus tersebut kemudian memang dinamakan dengan virus H1N1, namun sebenarnya merupakan hasil pencampuran genetik beberapa virus influenza," katanya.


Ia mengatakan, sebelumnya virus H1N1 memang endemi pada populasi babi dan manusia, namun dampaknya tidak seganas seperti Virus H1N1 yang saat ini berkembang.

"Virus ini dikenal dengan nama virus H1N1 klasik, dan gejalanya seperti influenza biasa, namun setelah enam hari biasanya penderita langsung pulih," kata Guru Besar Mikrobiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UGM tersebut.

Sementara, kata dia, virus H1N1 yang saat ini berkembang menjadi wabah merupakan virus baru, meskipun tidak sepenuhnya baru karena hasil gabungan genetik berbagai virus, di antaranya virus influenza Amerika, virus influenza Eurasia, dan virus influenza unggas.

Menurutnya, virus H1N1 yang menyebabkan flu babi tidak mewabah pada babi, namun justru mewabah pada manusia.

"Sebab, seperti yang terjadi di Meksiko, wabah penyakit flu babi muncul tanpa didahului wabah serupa yang menjangkiti peternakan babi di sana," katanya.

Dengan kata lain, wabah virus tersebut tidak ditemukan di peternakan babi, sehingga sampai saat ini keberadaan babi di peternakan tidak perlu dikhawatirkan, khususnya di Indonesia, lanjutnya.

Ia mengatakan, flu babi justru berpotensi besar menular lewat manusia, sehingga yang harus diwaspadai adalah manusia yang tertular virus tersebut.

"Apabila ada manusia yang tertular, bisa berpotensi menularkannya kepada manusia lain atau menularkannya pada babi," katanya.

Kalau babi sudah tertular, maka kemungkinan virus menyebar semakin besar, seperti pada kasus flu burung.

"Sebab, tindakan yang dilakukan saat itu sudah terlambat," katanya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan, sebaiknya pemerintah berupaya keras untuk mencegah masuknya virus flu babi ke Indonesia dan tetap waspada walaupun virus tersebut belum masuk.

Selain itu, masyarakat (pengonsumsi daging babi, red) juga harus diberi pengertian bahwa babi-babi yang ada di Indonesia masih layak konsumsi karena tidak tertular virus H1N1.

"Terlebih lagi, Indonesia juga tidak pernah mengimpor babi dari luar negeri, namun justru mengekspor babi negara lain, seperti ke Singapura," katanya.

Sumber : Kapanlagi

Readmore »»

For Men: 8 Ways for A Healthy Life

· 0 komentar

Apa yang paling penting di dunia? Delapan dari sepuluh pria yang disurvey oleh sebuah situs pria terkemuka menjawab dengan satu kata kunci yang sama: kesehatan! Kami memilihkan delapan yang terbaik (dan mudah dijalankan) diantaranya.


1. Your anger might kill you
Ini bukan kalimat baru. Sebab, marah adalah sesuatu yang lumrah bagi pria (tolong bedakan antara marah dengan ngambek). Parahnya, studi yang dilakukan oleh the Annals of Family Medicine menyatakan bahwa kemarahan yang terus menerus pads pria menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berpotensi besar pada serangan jantung. Efek ini nyaris tidak terlihat pada kaum wanita. Jika Anda merasa sangat marah, ingatlah, bahwa dampaknya lebih buruk pada diri Anda ketimbang pada wanita.

2. Compare all vitamin into multivitamin
Selain menghemat waktu untuk meminumnya dan menghemat uang untuk membeli banyak vitamin, multivitamin juga memberikan manfaat lebih hanya dalam satu kapsul.

3. The Male Pills
Terobosan baru ini sedang dikembangkan oleh University of Sidney. Dalam penelitian, kombinasi antara dua hormon; testosteron dan progestin dapat menekan tingkat produktifitas sperma tanpa mengurangi efektifitasnya. Kini, pil kontrasepsi bukan hanya milik wanita, tetapi juga kaum pria.

4. Testicular Cancer
Bila kanker payudara menjadi pembunuh utama pada kaum wanita, kanker testis menjadi pembunuh urutan kedua jenis kanker pada pria (nomor satu diraih oleh si kanker prostat). Umumnya menyerang pada pria berusia 20-35 tahun. Perawatan kanker jenis ini nyaris sama seperti kanker payudara pada wanita.

5. From Gym To Yoga
Mau tak mau, suka tak suka, namun kini yoga bukan hanya olahraganya kaum wanita. Sebuah klub kebugaran khusus laki-laki di Jakarta bahkan menyediakan ruangan khusus untuk melakukan yoga bagi kaum pria. Jenis yoga yang disarankan adalah Hatha Yoga yang lebih ringan.

6. Cycling- riding
Meski melelahkan, bersepeda itu ternyata jauh lebih sehat ketimbang berada dalam gym. Tak perlu tunggu akhir pekan untuk dapat bersepeda. Sejumlah komunitas bersepeda kini bahkan sedang marak untuk menampung karyawan yang rindu bersepeda di dalam dan luar negeri.

7. Men on the mirror
Sebuah survey menyatakan bahwa sedikitnya delapan dari sepuluh pria yang diwawancara, mengaku pernah melakukan facial, creambath, dan perawatan dirinya. Kulit bersih dan sehat bukan hanya milik kaum wanita, kan.

8. The healing power of friends
Siapa bilang pria tidak butuh teman curhat? Bercerita, dapat meringankan beban perasaan pada pria maupun wanita. Umumnya pria memang lebih tertutup terhadap masalah mereka. Tetapi bukan berarti mereka tidak ingin membagi masalahnya dengan siapapun. Menurut poling yang dilakukan oleh Harvard School, curhat dapat mengurangi beban stres hingga 70 persen.
Sumber: Male Emporium

Readmore »»

Cerdas dalam Memilih Air Minum Kemasan

· 0 komentar

ANDA masih ingat dengan pemberitaan air minum dalam kemasan beberapa waktu lalu? Seorang anak laki-laki di daerah Sukabumi, Jawa Barat, langsung mual-mual setelah meminum salah satu produk air minum dalam kemasan dari salah satu produsen ternama di negeri ini. Bahkan bukan hanya anak itu saja, melainkan orang lain di sekitarnya pun merasakan hal yang sama. Pada intinya kami bukan mengajak Anda untuk melihat betapa sedihnya keluarga yang mengalami keracunan tersebut. Tapi lebih kepada keinginan untuk menyadarkan Anda bahwa betapa sedihnya jika kita masih harus disusahkan dengan persoalan kebutuhan hidup yang sangat mendasar ini.


Air sebagai kebutuhan sudah digunakan oleh manusia sejak zaman dahulu. Disebut-sebut peradaban Mesopotamia yang menjadi awal perabadan dimana air menjadi kebutuhan dasar manusia. Terbukti letaknya yang berada di antara sungai Trigis dan Euphrats kala itu. Sampai sekarang manusia sangat tergantung dengan anugrah Tuhan yang satu ini dan belum diketahui akankah ada pengganti air dimasa depan.

Sifat air yang mudah melarutkan, membuat air mempunyai kandungan atau komposisi yang beragam. Tak jarang justru komposisi tersebut membuat kualitas air menjadi sangat buruk. Hal ini yang dilirik para pengusaha untuk membuat perusahaan untuk membuat perusahaan yang bergerak dibidang air bersih terutama air bersih layak konsumsi. Saat ini lebih popular dengan istilah air minum dalam kemasan. Semakin ke sini perusahaan air minum semakin menjamur. Meski sudah ada standar untuk kualitas air minum, tapi apakah sudah menjamin produk yang dihasilkan aman bagi Anda? Jika ya, mengapa masih saja ada kasus keracunan akibat air minum dalam kemasan. Itu artinya air minum dalam kemasan yang beredar di pasaran saat ini, tidak semuanya memiliki kualitas baik dan layak minum. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda bersikap hati-hati atau waspada jika ingin mengonsumsi air minum dalam kemasan. Jadi, apa yang harus Anda lakukan?

Berikut beberapa tip yang mungkin berguna untuk Anda saat membeli produk air minum dalam kemasan, antara lain:

Memilih Distributor

Penyebaran produk air minum dalam kemasan biasanya dilakukan oleh produsen melalui distributor atau yang biasa disebut agen. Jalur penyebaran produk dengan melibatkan banyak pihak seperti ini kerap memunculkan beberapa tindak kecurangan dari orang-orang yang terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, untuk menghindari kecurangan, kenali agen yang menjual produk tersebut. Pastikan Anda tidak menemui kecurangan yang dilakukan oleh agen, misalnya mengurangi isi, menambahkan isi, atau bahkan mengganti isinya. Kalau perlu tanyalah pada agen Anda siapakah suplier dari agen tersebut. Jelas atau tidak? Apakah supliernya tetap atau gonta-ganti?

Penampilan Fisik

Sebelum membeli, cobalah perhatikan dengan seksama penampilan fisik air minum dalam kemasan tersebut. Kualitas air yang baik adalah tidak berwarna. Kemudian tidak ada benda asing di dalamnya. Yang tak kalah penting, perhatikan apakah ada lendir dalam air minum tersebut. Lendir dinilai penting karena dengan adanya lendir mengindikasikan air tersebut telah tercemar.

Label Jelas

Produk air minum dalam kemasan yang baik selalu disertai dengan label yang jelas. Biasanya produsen akan mencantumkan unsur-unsur yang terkandung dalam air. Contohnya pH air, kandungan mineral serta unsur-unsur lainnya. Air minum dalam kemasan yang baik juga akan mencantumkan alamat produsen, depot isi ulang, proses yang dipakai untuk sterilisasi, serta petunjuk penyimpanan.

Segel Tidak Rusak

Selain label, pastikan juga segel dalam kondisi yang masih utuh. Biasanya segel diletakkan pada paling luar pada bagian tutupnya. Perhatikan tulisan yang terletak pada segel. Ini sangat variatif pada setiap produsen air minum dalam kemasan. Tapi biasanya pada segel akan tertera tanggal produksi, nama perusahaan, standar SNI, sertifikasi Badan POM, dan tanda untuk membuka segel.

Bebas Pengawet

Akan lebih baik lagi jika air minum dalam kemasan yang Anda konsumsi tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna, dan gula buatan. Sehingga selain dapat menghilangkan dahaga, produk tersebut juga baik untuk kesehatan tentunya.

Sumber: Okezone

Readmore »»

Partikel Nano Dianggap Perusak Paru-Paru

· 0 komentar



Sejumlah ilmuwan di Cina menemukan fakta bahwa partikel nano yang terdapat dalam obat-obatan untuk keperluan medis kemungkinan merusak paru-paru manusia. Dalam artikel di sebuah jurnal berjudul The Journal of Molecular Cell Biology, para ahli mengatakan partikel nano dalam obat jenis Polyamidoamine dendrimers (PAMAMs) memicu satu sel mati dalam tubuh bernama autophagic sehingga diduga kuat menyebabkan kerusakan paru-paru.


Dalam sebuah percobaan, para ilmuwan mengamati beberapa tipe PAMAMs membunuh sejumlah sel paru-paru manusia. Namun, mereka tidak dapat menjelaskan secara detail cara sel-sel tersebut mati. Dalam percobaan selanjutnya, serum penghambat sel mati disuntikkan ke dalam tubuh tikus yang mengalami kerusakan paru-paru. Alhasil, serum tersebut mampu memperbaiki secara signifikan kerusakan pada organ pernapasan dan meningkatkan persentase kelangsungan hidup tikus.

Ahli biologi Chinese Academy of Medical Sciences di Beijing, Cina, Chengyu Jiang mengatakan keberhasilan ini adalah langkah awal yang baik dalam perjuangan mencari cara terbaik dalam mencegah kerusakan paru-paru pada manusia. Adapun teknologi nano adalah teknologi yang sedang marak digunakan belakangan ini. Selain obat-obatan, teknologi ini juga digunakan dalam berbagai produk olahraga, kosmetik, otomotif, dan elektronik.

Sumber : liputan6.com

Readmore »»

Stroke

· 0 komentar

Defenisi

Stroke (Penyakit Serebrovaskuler) adalah kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak.

Stroke bisa berupa iskemik(sumbatan) maupun perdarahan (hemoragik).
Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah.

Pada stroke hemoragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi


Penyebab

Pada stroke iskemik, penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur arteri yang menuju ke otak.

Misalnya suatu ateroma (endapan lemak) bisa terbentuk di dalam arteri karotis sehingga menyebabkan berkurangnya aliran darah. Keadaan ini sangat serius karena setiap arteri karotis dalam keadaan normal memberikan darah ke sebagian besar otak.

Endapan lemak juga bisa terlepas dari dinding arteri dan mengalir di dalam darah, kemudian menyumbat arteri yang lebih kecil.

Arteri karotis dan arteri vertebralis beserta percabangannya bisa juga tersumbat karena adanya bekuan darah yang berasal dari tempat lain, misalnya dari jantung atau satu katupnya.

Stroke semacam ini disebut emboli serebral, yang paling sering terjadi pada penderita yang baru menjalani pembedahan jantung dan penderita kelainan katup jantung atau gangguan irama jantung (terutama fibrilasi atrium).

Emboli lemak jarang menyebabkan stroke.
Emboli lemak terbentuk jika lemak dari sumsum tulang yang pecah dilepaskan ke dalam aliran darah dan akhirnya bergabung di dalam sebuah arteri.

Stroke juga bisa terjadi bila suatu peradangan atau infeksi menyebabkan menyempitnya pembuluh darah ke otak.
Obat-obatan (misalnya kokain dan amfetamin) juga bisa mempersempit pembuluh darah di otak dan menyebabkan stroke.

Penurunan tekanan darah yang tiba-tiba bisa menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak, biasanya dapat menyebabkan seseorang pingsan.
Stroke bisa terjadi jika tekanan darah seseorang rendahnya sangat berat dan menahun.
Hal ini terjadi jika seseorang mengalami kehilangan darah yang banyak karena cedera atau pembedahan, serangan jantung atau irama jantung yang abnormal.

Gejala

Sebagian besar kasus terjadi secara mendadak, sangat cepat dan menyebabkan kerusakan otak dalam beberapa menit (completed stroke).

Stroke bisa menjadi bertambah buruk dalam beberapa jam sampai 1-2 hari akibat bertambah luasnya jaringan otak yang mati (stroke in evolution).

Perkembangan penyakit biasanya (tetapi tidak selalu) diselingi dengan periode stabil, dimana perluasan jaringan yang mati berhenti sementara atau tejadi beberapa perbaikan.

Gejala yang terjadi tergantung kepada daerah otak yang terkena :
- Hilangnya rasa atau adanya sensasi abnormal pada lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh
- Kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh
- Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran
- Penglihatan ganda
- Pusing
- Bicara tidak jelas (pelo)
- Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat
- Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh
- Pergerakan yang tidak biasa
- Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih
- Ketidak seimbangan dan terjatuh
- Pingsan.

Kelainan neurologis yang terjadi lebih berat, lebih luas, berhubungan dengan koma atau stupor dan sifatnya menetap.
Selain itu, stroke bisa menyebabkan depresi atau ketidak mampuan untuk mengendalikan emosi.

Stroke bisa menyebabkan edema atau pembengkakan otak.
Hal ini berbahaya karena ruang dalam tengkorak sangat terbatas. Tekanan yang timbul bisa lebih jauh merusak jaringan otak dan memperburuk kelainan neurologis, meskipun strokenya sendiri tidak bertambah luas.

Diagnosa

Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan perjalanan penyakit dan hasil pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan fisik membantu menentukan lokasi kerusakan otak.

Untuk memperkuat diagnosis biasanya dilakukan pemeriksaan CT scan atau MRI.
Kedua pemeriksaan tersebut juga bisa membantu menentukan penyebab dari stroke, apakah perdarahan atau tumor otak.

Kadang dilakukan angiografi. yaitu penentuan susunan pembuluh darah/getah bening melalui kapilaroskopi atau fluoroskopi
Pengobatan

Biasanya diberikan oksigen dan dipasang infus untuk memasukkan cairan dan zat makanan.

Pada stroke in evolution diberikan antikoagulan (misalnya heparin), tetapi obat ini tidak diberikan jika telah terjadi completed stroke.
Antikoagulan juga biasanya tidak diberikan kepada penderita tekanan darah tinggi dan tidak pernah diberikan kepada penderita dengan perdarahan otak karena akan menambah resiko terjadinya perdarahan dalam otak.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kelumpuhan dan gejala lainnya bisa dicegah atau dipulihkan jika obat tertentu yang berfungsi menghancurkan bekuan darah (misalnya streptokinase atau plasminogen jaringan) diberikan dalam waktu 3 jam setelah timbulnya stroke.

Segera dilakukan pemeriksaan untuk menentukan bahwa penyebabnya adalah bekuan darah dan bukan perdarahan, yang tidak bisa diatasi dengan obat penghancur bekuan darah.

Pada completed stroke, beberapa jaringan otak telah mati memperbaiki aliran darah ke daerah tersebut tidak akan dapat mengembalikan fungsinya. Karena itu biasanya tidak dilakukan pembedahan.

Pengangkatan sumbatan pembuluh darah yang dilakukan setelah stroke ringan atau transient ischemic attack, ternyata bisa mengurangi risiko terjadinya stroke di masa yang akan datang. Sekitar 24,5% pasien mengalami stroke berulang.

Untuk mengurangi pembengkakan dan tekanan di dalam otak pada penderita stroke akut, biasanya diberikan manitol atau kortikosteroid.

Penderita stroke yang sangat berat mungkin memerlukan respirator untuk mempertahankan pernafasan yang adekuat.

Diberikan perhatian khusus kepada fungsi kandung kemih, saluran pencernaan dan kulit (untuk mencegah timbulnya luka di kulit karena penekanan).
Kelainan yang menyertai stroke (misalnya gagal jantung, irama jantung yang tidak teratur, tekanan darah tinggi dan infeksi paru-paru) harus diobati.

Setelah serangan stroke, biasanya terjadi perubahan suasana hati (terutama depresi), yang bisa diatasi dengan obat-obatan atau terapi psikis.

Rehabilitasi

Rehabilitasi intensif bisa membantu penderita untuk belajar mengatasi kelumpuhan/kecacatan karena kelainan fungsi sebagian jaringan otak.

Bagian otak lainnya kadang bisa menggantikan fungsi yang sebelumnya dijalankan oleh bagian otak yang mengalami kerusakan.

Rehabilitasi segera dimulai setelah tekanan darah, denyut nadi dan pernafasan penderita stabil.

Dilakukan latihan untuk mempertahankan kekuatan otot, mencegah kontraksi otot dan luka karena penekanan (akibat berbaring terlalu lama) dan latihan berjalan serta berbicara.

Prognosis

Banyak penderita yang mengalami kesembuhan dan kembali menjalankan fungsi normalnya.

Penderita lainnya mengalami kelumpuhan fisik dan mental dan tidak mampu bergerak, berbicara atau makan secara normal.

Sekitar 50% penderita yang mengalami kelumpuhan separuh badan dan gejala berat lainnya, bisa kembali memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri.

Mereka bisa berfikir dengan jernih dan berjalan dengan baik, meskipun penggunaan lengan atau tungkai yang terkena agak terbatas.

Sekitar 20% penderita meninggal di rumah sakit.
Yang berbahaya adalah stroke yang disertai dengan penurunan kesadaran dan gangguan pernafasan atau gangguan fungsi jantung.

Kelainan neurologis yang menetap setelah 6 bulan cenderung akan terus menetap, meskipun beberapa mengalami perbaikan.

Pencegahan

1. Kenali kelemahan diri dan keluarga
2. Umur > 50 tahun
3. Check up 1 tahun sekali bila tidak ada faktor predisposisi .
4. Check up 6 bulan sekali bila ada faktor predisposisi .
5. Faktor predisposisi :
- Merubah Life style
- Merokok
- Alkohol
- Tidak pernah Olah Raga olah raga teratur
- Narkoba
- Obesitas
- Hindari makan berlemak, terlalu manis/asin, makan sedikit-sedikit tapi
sering .
- banyak minum air putih ( 50 cc / Kg BB / hari )
- cukup istirahat

Readmore »»

Insomnia

· 0 komentar



Apa yang dimaksud dengan insomnia ?

Insomnia adalah gejala subyektif dari tidur yaitu tidur yang tidak adekuat , termasuk keluhan kurangnya waktu tidur , sulitnya jatuh kedalam periode tidur , seringnya bangun atau rasa kurang segar . Gejala tersebut dapat dihubungkan dengan penyakit – penyakit tertentu dengan gangguan tidur spesifik .


Bagaimana pengobatan insomnia ?

1. Mengenali periode tidur
2. Melakukan olahraga teratur , tapi jangan melakukan olahraga sebelum tidur .
3. Pastikan lingkungan pada waktu tidur optimal seperti keramaian dan suhu .
4. Hindari pemakaian obat-obat yang menyebabkan tidur .
5. Terapi tingkah laku ( misalnya relaksasi ) kalau diperlukan .


Apabila tidak menolong segera datang ke Dokter Spesialis Saraf untuk dievaluasi

Apa penyebab insomnia ?

1. Faktor psychophysiologi
2. Gangguan ritme tidur ( perubahan jadwal kerja )
3. Gangguan psychiatri ( misalnya cemas , depresi )
4. Gangguan pergerakan kaki secara periodik
5. Ketergantungan pada obat-obatan dan alkohol
6. kebiasaan tidur yang tidak teratur
7. Sindrom Sleep Apnea ( Sindrom Henti Nafas pada waktu tidur )

Readmore »»

Katarak

· 0 komentar

Definisi
Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat penambahan cairan di lensa, pemecahan protein lensa, atau kedua-duanya.

Katarak merupakan penyebab kebutaan utama yang dapat diobati di dunia pada saat ini. Sebagian besar katarak timbul pada usia tua sebagai akibat pajanan terus menerus terhadap pengaruh lingkungan dan pengaruh lainnya seperti merokok, radiasi ultraviolet, dan peningkatan kadar gula darah. Katarak ini disebut sebagai katarak senilis (katarak terkait usia). Sejumlah kecil berhubungan dengan penyakit mata (glaukoma, ablasi, retinitis pigmentosa, trauma, uveitis, miopia tinggi, pengobatan tetes mata steroid, tumor intraokular) atau penyakit sistemik spesifik (diabetes, galaktosemia, hipokalsemia, steroid atau klorpromazin sistemik, rubela kongenital, distrofi miotonik, dermatitis atopik, sindrom Down, katarak turunan, radiasi sinar X).

Pasien dengan katarak mengeluh penglihatan seperti berasap dan tajam penglihatan menurun. Secara umum, penurunan tajam penglihatan berhubungan langsung dengan kepadatan katarak.


Epidemiologi

Penelitian-penelitian di Amerika Serikat mengidentifikasi adanya katarak pada sekitar 10% orang, dan angka kejadian ini meningkat hingga sekitar 50% untuk mereka yang berusia antara 65 sampai 74 tahun, dan hingga sekitar 70% untuk mereka yang berusia lebih dari 75 tahun.

Sperduto dan Hiller menyatakan bahwa katarak ditemukan lebih sering pada wanita dibanding pria. Pada penelitian lain oleh Nishikori dan Yamomoto, rasio pria dan wanita adalah 1:8 dengan dominasi pasien wanita yang berusia lebih dari 65 tahun dan menjalani operasi katarak.

Gejala dan Tanda
Gejala utama yang dijumpai adalah penglihatan berkabut dan penglihatan yang semakin kabur. Pada gejala awal dapat terjadi penglihatan jauh kabur sedangkan penglihatan dekat sedikit membaik dibandingkan sebelumnya (second sight). Bila kualitas lensa memburuk atau terjadi kelelahan maka second sight ini akan menghilang. Gejala lain yang dijumpai pada katarak senilis adalah penigkatan rasa silau (glare). Pada lensa mata penderita katarak akan tampak bayangan putih. Selain itu dapat pula terjadi pandangan ganda, rabun senja dan terkadang membutuhkan cahaya yang lebih terang untuk membaca.

Pemeriksaan
Pada pasien katarak, dapat dilakukan pemeriksaan tajam penglihatan. Tajam penglihatan biasanya akan sangat berkurang.

Tata laksana
Satu-satunya terapi untuk pasien katarak adalah bedah katarak dimana lensa diangkat dari mata (ekstraksi lensa) dengan prosedur intrakapsular atau ekstrakapsular :

* Ekstraksi intrakapsular (ICCE). Tehnik ini jarang dilakukan lagi sekarang.
* Ekstraksi ekstrakapsular (ECCE). Pada tehnik ini, bagian depan kapsul dipotong dan diangkat, lensa dibuang dari mata, sehingga menyisakan kapsul bagian belakang. Lensa intraokuler buatan dapat dimasukkan ke dalam kapsul tersebut. Kejadian komplikasi setelah operasi lebih kecil kalau kapsul bagian belakang utuh.
* Fakofragmentasi dan fakoemulsifikasi. Merupakan teknik ekstrakapsular yang menggunakan getaran-getaran ultrasonik untuk mengangkat lensa melalui irisan yang kecil (2-5 mm), sehingga mempermudah penyembuhan luka pasca-operasi. Teknik ini kurang efektif pada katarak yang padat.

Katarak biasanya berkembang lambat selama beberapa tahun dan pasien mungkin meninggal sebelum diperlukan pembedahan. Apabila diperlukan pembedahan maka pengangkatan lensa akan memperbaiki ketajaman penglihatan pada >90% kasus. Sisanya mungkin telah mengalami kerusakan retina atau mengalami penyulit pasca bedah serius misalnya glaukoma, ablasio retina, atau infeksi yang mengambat pemulihan daya pandang. Adanya lensa intraokular dan lensa kontak kornea menyebabkan penyesuaian penglihatan setelah operasi katarak menjadi lebih mudah dibandingkan sewaktu hanya tersedia kacamata katarak yang tebal.

Readmore »»

Mengolah Makanan Sehat

· 0 komentar



Salah dalam pengolahan makanan, bisa-bisa bahan makanan yang tadinya sudah sempurna menyehatkan, malah dapat bersifat berbalik menyerang kesehatan.

Untuk mendapatkan hasil yang sempurna dalam mengolah makanan menjasi asupan yang berguna untuk kesehatan tubuh, diperlukan pengetahuan mendasar tentang baik buruknya ragam metode pengolahan pada makanan.

Bahan terbaik untuk sayuran dan buah adalah yang ditanam secara organik (tanpa pestisida). Buah dan sayuran semacam ini sudah bisa didapatkan secara mudah di beberapa pasar swalayan.


Pilihlah daging yang paling segar. Hindari daging yang sudah berwarna kebiru-biruan, apalagi yang sudah mengeluarkan aroma sedikit busuk. Untuk pemilihan ikan, pilihlah ikan yang paling segar, begitu juga dengan daging ayam. Walau tidak menjadi jaminan, daging yang lebih segar bebas dari bakteri dan kuman, dengan pengolahan yang tepat, volume bakteri dan kuman pada daging bisa dikurangi. Setidak-tidaknya belum ada proses pembusukkan yang mengandung kuman serta bakteri yang jauh lebih berbahaya bagi kesehatan.

Disamping pemilihan bahan makanan, satu hal yang perlu diwaspadai ialah pemilihan alat masak. Jangan asal memilih dan menggunakan peralatan masak. Pastikan peralatan masak yang digunakan tidak terlapisi bahan kimia.

Setelah pemilihan bahan makanan yang tepat, masih ada beberapa kiat untuk menghindari makanan yang ada untuk dikunjungi bakteri dan kuman selama pengolahan makanan berlangsung.

1. Pisahkanlah bahan makanan mentah berupa daging ternak, unggas serta ikan dari bahan makanan lain. Simpan bahan-bahan makanan di dalam wadah tertutup rapat. Hal ini bertujuan untuk menghindari kontak kontak bahan makanan mentah dengan makanan jadi dan yang telah dimasak. Karena bahan makanan mentah masih mengandung mikroorganisme berbahaya yang dapat mencemari bahan makanan lain yang siap saji. Proses kontaminasi dapat terjadi dimana saja, termasuk diantaranya pada saat proses pemasakan maupun pada proses penyimpanan.

2. Pada saat proses pengolahan makanan, gunakanlah alat masak yang berbeda setiap kali mempersiapkan bahan mentah. Seperti halnya alat potong dan papan alas. Begitupun air yang digunakan untuk melumuri daging mentah tidak boleh digunakan untuk bahan makanan yang telah siap untuk dikonsumsi.

3. Untuk mempersiapkan makanan yang berkuah, pastikan air kuah termasak hingga mendidih mencapai suhu 70°C. Pada khususnya pengolahan masak daging ternak dan unggas, pastikan kaldu termasak berwarna jernih dan tidak lagi merah muda. Hal ini untuk menjaga makanan aman dari bakteri. Karena pada suhu 70°C-lah mikroorganisme dapat mati dalam waktu hanya 30 detik.

4. Bagian dalam dari daging mentah pada umumnya bebas dari kuman. Bakteri umumnya hidup di bagian luar daging. Memakan bagian dalam daging yang masih merah tidaklah berbahaya (contoh: daging yang terolah dengan metode panggang). Namun pada daging cincang., daging panggan gulung dan unggas, terdapat bakteri di keseluruhan sisinya.

5. Jangan tinggalkan makanan yang telah dimasak pada temperatur kamar lebih dari 2 jam. Masukkan segera makanan yang telah dimasak ataupun makanan yang mudah rusak ke dalam lemari pendingin. Panaskan makanan yang telah dimasak hingga matang (di atas suhu 60°C) pada saat akan dihidangkan.

Janganlah menyimpan makanan dalam lemari pendingin terlalu lama. Jika hendak mencairkan makanan yang telah membeku, hindarilah mencairkan makanan yang telah dimasak pada suhu kamar sebab mikroorganisme dapat berkembang biak sangat cepat pada suhu kamar.

Dari semua hal, yan terpenting adalah persiapan awal untuk mengolah makanan. Pastikan seluruh alat-alat masak yang akan digunakan haruslah bersih dan steril.

1. Hindarilah mengolah makanan atau makan dengan tangan kotor.
2. Jangan memasak sambil bermain dengan hewan peliharaan.
3. Hindari menggunakan lap yang sudah kotor untuk membersihkan meja dan perabotan makan.
4. Lindungi dengan baik makanan jika hendak disimpan dalam waktu yang lama.
5. Makanan yang tersaji besar sekali terkontaminasi kotoran kuman dan bakteri akibat hewan yang berkeliaran di sekitarnya.

Penting adanya untuk meninjau kembali metode memasak. Teknik pengolahan makanan atau memasak juga memengaruhi mutu makanan. Pilihlah makanan yang telah melalui proses pengolahan termasak kukus, rebus atau tumis dengan sedikit minyak.

Kurangilah memasak olah makanan dengan metode menggoreng, memanggang dan dibakar. Karena selain mengandung banyak lemak, metode memasak ini juga merusak nilai gizi makanan akibat panas yang terlalu tinggi dari batas normal pengolahan.

Readmore »»

Gejala Diabetes Melitus

· 0 komentar


A. Gejala Awal Diabetes Melitus

Gejala awal Diabetes Melitus biasa disebut dengan 3 P, yakni :

1. Poliuria (banyak kencing)
Hal ini terjadi ketika kadar gula melebihi ambang ginjal yang mengakibatkan glukosa dalam urin menarik air sehingga urin menjadi banyak. Maka acapkali para penderita diabetes mengalami buang air kecil dengan intensitas durasi melebihi volume normal (poliuria).

2. Polidipsi (banyak minum)
Karena sering buang air kecil, acapkali para pasien diabetes (diabetesein) akan banyak minum, (polidipsi). Karena demikianlah kita sering mendapati para diabetesein mengalami keluhan lemas, banyak makan (polifagi).

3. Polifagi (banyak makan)
Seorang diabetesein yang baru makan akan mengalami ketidakcukupan hormon insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel, hal ini akan menyebabkan tubuh akan selalu ‘merasa’ kelaparan, sehingga tubuh sering terasa lemah. Kompensasinya seseorang diabetesein akan makan lebih banyak lagi.



B. Gejala Lanjutan Diabetes Melitus

1. Berat badan berkurang.
Ketika proses sekresi pankreas kurang mencukupi jumlah hormon insulin untuk mengubah gula menjadi tenaga, tubuh akan menggunakan simpanan lemak dan protein yang ada. ‘Pengurasan’ simpanan lemak dan protein di tubuh ini menyebabkan berkurangnya berat badan.

2. Penglihatan Menjadi Kabur.
Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan perubahan pada lensa mata sehinggga penglihatan kabur walaupun baru saja mengganti kaca mata.

3. Cepat Lelah.
Karena gula di dalam darah tidak dapat diubah menjadi tenaga sel-sel tubuh, maka badan ceoat merasa lelah, kurang bertenaga dan bahakan acapkali mengantuk.

4. Gatal Di Daerah Kemaluan.
Infeksi jamur disekitar kemaluan menyebabkan rasa gatal terutama pada wanita.

5. Luka Sulit Sembuh
Pada diabetesein, terjadi penurunan daya tubuh terhadap infeksi sehingga bila sulit timbul luka akan sulit sembuh. Tidak menutup kemungkinan, jika terjadi infeksi berat di daerah kaki, akan berpotensi untuk diamputasi hingga kecacatan permanen.



C. Gejala Kronis Diabetes Melitus

1. Impoten / Disfungsi Ereksi & Kesemutan di Kaki
Diabetes mampu merusak jaringan saraf dan pembuluh darah baik pada kemaluan maupun kaki, sehingga dapat menyebabkan impoten dan kesemutan di kaki.

2. Kerusakan ginjal

3. Gangren (infeksi berat pada kaki hingga membusuk)

4. Kebutaan

5. Serangan Stroke

6. Serangan Jantung Koroner

7. Kematian Mendadak
Diabetes Melitus tidak menakutkan bila diketahui lebih awal. Gejala-gejal yang timbul sangat tidak bijaksana untuk dibiarkan, karena justru akan menjerumuskan ke dalam komplikasi yang lebih fatal.

Lakukan pemeriksaan dini pada tubuh, tidak perlu menunggu hingga timbul gejala. Karena dengan dilakukan diagnosis dini, dokter dan pasien dapat menanggulangi diabetes melitus dengan baik agar kita mampu mencegah tersebut sebaik-baiknya.

Readmore »»

Diet Untuk Osteoporosis

· 0 komentar



Osteoporosis atau akrab dikenal dengan tulang keropos, dapat terjadi jika terlalu banyak zat mineral terhilang dari kerangka tulang. Tulang kemudian menjadi rapuh dan lebih mudah patah. Patah tulang yang paling umum adalah tulang pinggul, tulang belakang dan tulang pergelangan tangan.

Penekanan kebutuhan asupan nutrisi khusus pada penyandang osteoporosis ditekankan pada kebutuhan kalsium guna memenuhi zat meineral yang terhilang dari kerangka tulang. Namun kebutuhan kalsium yang ada disesuaikan dengan usia.


* Usia 1-3 tahun perlu 500 mg/per hari.
* Usia 4-8 memerlukan 800 mg/per hari
* Usia 9-18 perlu 1.300 mg/per hari.
* Usia 19-50 butuh 1.000 mg/per hari.
* Usia >50 tahun butuh sekitar 1.200 mg/per hari.

Khusus ibu hamil dan menyusui membutuhkan 1.000-1.300 mg per hari.

Kalsium bisa didapatkan dari makanan dan minuman. Di antaranya, kedelai, ikan teri, ebi, brokoli, susu, tablet kalsium, dan masih banyak lagi. Olah raga secara teratur sejak dini menjadi salah satu hal penting untuk menghambat osteoporosis.

Masalah yang sering terjadi ialah osteoporosis banyak terpicu justru dari pola diet yang sembarangan. Umumnya orang yang sedang menjalani diet tanpa bimbingan ahli nutrisi justru melakukan pengurangan porsi makanan. Hal yang demikian itu sebenarnya salah, pengurangan porsi makanan secara otomatis malah membuat tubuh kekurangan asupan nutrisi. Yang terjadi malah timbul persoalan baru. Potensi terjadinya penyakit-penyakit yang fatal semakin besar. Salah satunya osteoporosis.

Terutama kaum wanita, dimana kalsium paling banyak terbuang terbuang ketika masa menstruasi. Bila kalsium yang terbuang tersebut tidak tergantikan segera sesuai kebutuhannya, maka potensi terjadinya osteoporosis semakin besar pula.

Ditambah lagi, wanita yang dalam menjalani program diet tanpa bimbingan ahli nutrisi biasanya dengan sembarang menghindari konsumsi susu dengan alasan menghindari susu berlemak. Dianjurkan untuk menggantikannya dengan susu yang memiliki kadar lemak rendah.

Readmore »»

Lidah

· 0 komentar



Oleh : Drg. Martha Mozartha

Dalam bahasa kedokteran, lidah (dan semua yang menyangkut lidah) disebut Lingual.

Lidah sebetulnya adalah kumpulan dari banyak otot. Dilihat dari ukurannya, otot lidah termasuk otot yang paling kuat pada tubuh kita. Otot-otot ini memiliki arah yang berbeda-beda, itu sebabnya lidah kita sangat fleksibel dalam bergerak ke segala arah. Otot lidah ada 2 jenis, otot intrinsik dan ekstrinsik. Otot intrinsik membuat kita mampu mengubah-ubah bentuk lidah (memanjang, memendek, membulat), sedangkan otot ekstrinsik lidah membuat lidah dapat bergerak mengelilingi rongga mulut dan faring.


Secara garis besar lidah dapat terbagi menjadi 2 bagian yaitu 2/3 depan (yang disebut apeks) dan 1/3 belakang (yang disebut dorsum).

Bagian depan lidah sangat fleksibel dan bekerja sama dengan gigi dalam pengucapan huruf-huruf. bagian tersebut juga membantu untuk menggerakkan makanan ke segala arah saat sedang mengunyah. Lidah juga mendorong makanan kembali ke permukaan kunyah gigi sehingga gigi dapat menggilasnya.

Bagian belakang lidah juga penting untuk pengunyahan. Begitu makanan sudah halus dan tercampur dengan saliva (air liur), atau pada saat meludah, otot-otot belakang lidah bekerja. Otot tersebut bersama-sama air liur mengangkat dan mendorong makanan memasuki esofagus, yaitu “pipa” yang menghubungkan tenggorokan dengan perut.

Lidah Terikat ke Dasar Mulut.
Meski dapat bergerak bebas, lidah terikat ke dasar mulut. Coba lihat ke cermin dan angkat lidah Anda, akan terlihat selapis tipis jaringan (yang dalam bahasa kedokteran disebut frenulum ) yang menghubungkan lidah ke dasar mulut.

Permukaan Lidah Tidak Rata.
Jangan letakkan dulu cermin Anda. Sekarang perhatikan dengan seksama bahwa permukaan lidah tidak rata, bandingkan dengan bagian bawah lidah yang sangat licin. Hal ini disebabkan karena permukaan lidah bagian depan tertutup oleh selapis tonjol-tonjol yang disebut papillae.




Ada 4 jenis papillae, yaitu :

* Filiform
* Fungiform
* Foliata
* Vallatae --> papillae terbesar, ada di cekungan berbentuk V di 1/3 lidah bagian belakang.



Semua papilla tersebut memiliki kuncup pengecap, kecuali papilla vallatae yang hanya berfungsi untuk membantu “memegang” makanan).

Selain berfungsi sebagai kuncup pengecap, papilla juga membantu untuk “memegang” makanan. Manusia terlahir dengan kurang lebih 10.000 kuncup pengecap. Namun seiring dengan bertambahnya usia, sebagian kuncup pengecapnya mengalami atrofi /mati. Kuncup pengecap dapat membuat kita dapat menentukan apakah suatu makanan berasa manis, asam, pahit atau asin.

Bagaimana Lidah Dapat Menentukan Rasa?

Tiap kuncup pengecap tersusun dari sel-sel yang memiliki rambut berukuran mikro yang sensitif, disebut mikrovilli. Rambut-rambut super mini ini pada saat berkontak dengan makanan akan mengirimkan pesan ke otak, lalu otak akan menerjemahkan sinyal yang diberikan tersebut dan menentukan rasa dari makanan yang kita makan.



Ada beberapa hal yang dapat membuat reseptor kuncup pengecap menjadi kurang sensitif.

Bila kita mengemut es batu sebelum makan, dinginnya es dapat membuat kuncup pengecap menjadi kurang sensitif. Begitu juga kalau lidah kita terkena makanan yang terlalu panas, dapat menyebabkan ‘tongue burning’ dan biasanya baru akan pulih dalam 1-2 hari. Lidah yang kebersihannya tidak terjaga juga dapat menyebabkan kesensitifan lidah berkurang, karena banyaknya plak yang terkumpul di permukaan lidah. Selain itu, produksi air liur yang berkurang dan menyebabkan keadaan mulut kering (xerostomia) juga membuat lidah tidak bekerja maksimal.

Saat kita terkena influensa, biasanya makanan apapun terasa hambar. Itu karena lidah tidak bekerja sendirian. Proses pengecapan rasa tidak hanya digawangi oleh lidah tapi juga dibantu oleh hidung. Hidung membantu untuk pengecapan makanan dengan membauinya sebelum makanan dikunyah dan ditelan. Bau yang kuat dari suatu makanan dapat mempengaruhi kuncup pengecap.

Lidah Tidak Istirahat.

Tidak seperti kelenjar saliva yang “istirahat” pada saat kita tidur sehingga produksi saliva menurun, lidah tetap beraktivitas meskipun kita sedang tidur. Lidah mendorong saliva ke tenggorokan supaya bisa ditelan. Hal ini menguntungkan, karena kalau tidak di bantal akan terbentuk pulau-pulau besar setiap kali kita tidur.

Jaga Kondisi Lidah.

Begitu besarnya manfaat dan fungsi lidah bagi kehidupan kita, sudah sepantasnya kita menunjukkan rasa terima kasih dengan menjaganya tetap sehat dan bersih. Caranya? Pada saat menyikat gigi, lidah juga harus ikut disikat. Sikat saja dengan sikat gigi yang biasa dipakai, namun dengan tekanan ringan. Jangan gunakan tekanan berlebihan karena bisa menyebabkan luka. Lakukan dengan menggerakkan sikat dari bagian belakang lidah ke bagian depan secara perlahan. Bila belum terbiasa mungkin dapat menyebabkan timbul rasa ingin muntah, tapi lama kelamaan akan terbiasa. Hindari makanan yang super panas, karena akan menyebabkan luka.

Readmore »»

Gigi Susu

· 0 komentar

Oleh : Drg. Martha Mozartha

Orang tua sering bingung, kapan sebetulnya gigi susu anak pertama kali mulai tumbuh. Kebanyakan orang mengira bahwa bayi yang baru lahir belum ada gigi. Padahal pada saat lahir, mahkota gigi susu yang berjumlah 20 sudah hampir selesai terbentuk, dan tersembunyi di balik gusi dan tulang bayi.

Gigi susu tidak tumbuh sekaligus namun secara bertahap menembus gusi selama 2 ½ tahun pertama sejak kelahiran. Biasanya yang tumbuh pertama kali adalah keempat gigi depan yaitu dua di rahang atas dan dua di rahang bawah. Sebagian besar anak-anak sudah lengkap semua giginya pada saat berusia 3 tahun.

Gigi susu berukuran lebih kecil dibanding gigi permanen pada orang dewasa. Supaya gigi permanen bisa muat menempati ruang yang ditinggalkan gigi susu yang telah tanggal, rahang terus menerus mengalami pertumbuhan. Gigi susu mulai tanggal saat anak berusia 6-7 tahun, dan prosesnya terus berlanjut hingga usia 12 tahun. Gigi yang tanggal pertama kali adalah gigi seri (depan) atas dan bawah, yang akan digantikan oleh gigi seri permanen.




Gigi susu adalah guidance atau panduan bagi pertumbuhan gigi tetap. Jadi meski sifatnya “sementara” dan nantinya akan diganti oleh gigi permanen namun harus tetap dijaga dan dipelihara kesehatannya. Gigi susu yang tanggal terlalu dini akan mempengaruhi pertumbuhan gigi permanen. Gigi tersebut sudah tanggal sebelum saatnya dan benih gigi permanennya belum siap untuk tumbuh, sehingga gigi permanen kehilangan panduan. Itulah salah satu sebabnya pada sebagian orang ada yang giginya berjejal, tumpang tindih, atau keluar dari lengkung rahang.

Seorang anak membutuhkan gigi yang kuat dan sehat, di mana gigi tersebut tidak saja penting untuk mengunyah makanan tapi juga untuk pengucapan kata-kata. Gigi-gigi susu yang rusak karena karies pastinya menyebabkan anak sedikit kesulitan mengunyah, atau bahkan malas makan sehingga akhirnya akan mempengaruhi status gizinya. Orang tua sangat perlu menyadari hal ini karena kebanyakan orang tua berpikir bahwa jika terjadi karies pada gigi susu tidak perlu ditambal karena toh nantinya akan digantikan oleh gigi permanennya. Padahal infeksi dari gigi susu yang karies dapat merusak gigi permanen yang sedang tumbuh di bawah akar gigi susu.

Karies yang terjadi pada gigi susu anak paling banyak disebabkan oleh penggunaan botol yang berisi susu atau minuman manis yang diberikan untuk pengantar tidur. Pada saat manusia tidur, produksi air liur menurun sedangkan air liur memiliki banyak fungsi salah satunya adalah membilas sisa-sisa makanan dan membawanya ke kerongkongan untuk ditelan. Oleh karena itu air susu yang tergenang di permukaan gigi anak tetap menempel saat anak tidur dan menjadi makanan bagi bakteri di dalam mulut, sehingga terjadilah karies.



Orang tua sangat berperan dalam membantu mengurangi resiko terjadinya karies pada gigi susu. Jangan biasakan bayi atau balita tertidur sambil minum dari botol yang berisi susu, jus buah atau minuman manis lainnya. Selain itu, hindari kebiasaan mencelup dot dalam minuman manis atau madu sebelum diberikan kepada anak, melainkan berikan dot yang bersih.

Bila anak meminta susu menggunakan botol sebelum tidur, bujuk dan biasakan untuk minum air putih sesudah ia minum susu. Atau bila anak sulit dibujuk, ibunyalah yang harus membersihkan gigi dan gusinya dengan kain bersih atau kasa yang basah saat ia tidur setelah minum susu botol. Mulailah kebiasaan menyikat gigi anak dengan air sedini mungkin begitu gigi mulai tampak menembus gusi. Bila anak belum mampu meludah, cukup gunakan air saja dan tidak perlu menggunakan pasta gigi. Semakin berkembangnya iptek, pasta gigi untuk anak saat ini aman bila ada sedikit bagian yang tertelan, namun anak tetap harus diajari untuk meludah dan berkumur untuk membuang sisa odol. Tentu saja dibutuhkan kejelian ibu dalam memilih pasta gigi anak.

Biasakan menyikat gigi bersama-sama dengan si anak, untuk memberi contoh dan teladan. Cara ini biasanya lebih ampuh dalam membiasakan anak mau menggosok gigi sedini mungkin, ketimbang ibu atau ayah hanya memberi perintah saja. Temani dan awasi anak saat menyikat gigi, dan hindari kebiasaan anak jajan atau makan makanan yang lengket di antara waktu makan.

Readmore »»

Saliva atau Air Liur

· 0 komentar

Oleh : Drg. Martha Mozartha

Bagaikan mesin yang tidak bisa bekerja tanpa bantuan oli, seperti itu juga mulut tanpa air liur. Sedikit orang yang menyadari arti pentingnya eksistensi air liur dalam kehidupan, padahal tanpanya hidup bisa menjadi tidak nyaman.

Air liur dalam bahasa kedokteran disebut saliva. Tidak hanya berfungsi untuk membantu dalam pengunyahan dan pencernaan, saliva juga melindungi gigi dengan membantu mencegah karies, mengatur keasaman rongga mulut, dan mencegah mikroorganisme berkembang tak terkendali.

Saliva diproduksi dan diekskresikan oleh kelenjar saliva, dan dialirkan ke dalam rongga mulut melalui suatu saluran. Setiap harinya, saliva diekskresi hingga 0.5 – 1.5 liter oleh tiga kelenjar liur mayor yang berada di sekitar mulut dan tenggorokan. Kelenjar tersebut yaitu :

* Kelenjar parotid --> saluran (duktus saliva) kelenjarnya bermuara di dekat gigi atas
* Kelenjar submandibular --> duktus saliva bermuara di bawah lidah
* Kelenjar sublingual --> duktus saliva bermuara di dasar mulut




*

Saliva atau Air Liur

Bookmark and Share

Oleh : Drg. Martha Mozartha

Bagaikan mesin yang tidak bisa bekerja tanpa bantuan oli, seperti itu juga mulut tanpa air liur. Sedikit orang yang menyadari arti pentingnya eksistensi air liur dalam kehidupan, padahal tanpanya hidup bisa menjadi tidak nyaman.

Air liur dalam bahasa kedokteran disebut saliva. Tidak hanya berfungsi untuk membantu dalam pengunyahan dan pencernaan, saliva juga melindungi gigi dengan membantu mencegah karies, mengatur keasaman rongga mulut, dan mencegah mikroorganisme berkembang tak terkendali.

Saliva diproduksi dan diekskresikan oleh kelenjar saliva, dan dialirkan ke dalam rongga mulut melalui suatu saluran. Setiap harinya, saliva diekskresi hingga 0.5 – 1.5 liter oleh tiga kelenjar liur mayor yang berada di sekitar mulut dan tenggorokan. Kelenjar tersebut yaitu :

* Kelenjar parotid --> saluran (duktus saliva) kelenjarnya bermuara di dekat gigi atas
* Kelenjar submandibular --> duktus saliva bermuara di bawah lidah
* Kelenjar sublingual --> duktus saliva bermuara di dasar mulut

Di mulut kita juga terdapat kelenjar saliva kecil (kelenjar saliva minor) yang tersebar di bibir, bagian dalam pipi (mukosa bukal), langit-langit (palatum) yang jumlahnya mencapai 600 pada keadaan normal.

Dalam kondisi tertentu, produksi atau aliran saliva dapat berkurang dari normal dan menyebabkan kondisi mulut kering. Kondisi tersebut dalam bahasa kedokteran disebut Xerostomia.

Apa yang membuat saliva begitu penting bagi tubuh kita?

Saliva seperti automatic carwash

Saliva memiliki efek self-cleansing. Bayangkan mobil yang setiap hari terekspos debu dan kotoran di jalan dan tidak dicuci selama beberapa hari, berapa banyak kotoran yang menempel di permukaannya. Dengan adanya saliva, alirannya membersihkan sisa-sisa makanan dari rongga mulut dan membawanya ke kerongkongan untuk ditelan.

Aliran saliva menurun saat sedang tidur, terutama saat tidur malam. Oleh karena itu kita sering merasa mulut kering dan berbau kurang sedap saat baru bangun tidur. Biasanya bau mulut seperti ini akan hilang setelah minum air putih segera setelah bangun tidur.

Pada orang yang memiliki kebiasaan mengunyah pada satu sisi, sisi yang tidak digunakan cenderung akan lebih kotor daripada sisi yang digunakan untuk mengunyah, ditandai dengan banyaknya akumulasi plak dan biasanya banyak terbentuk karang gigi. Kondisi ini disebabkan karena gerakan pengunyahan dan keberadaan makanan akan menstimulasi kelenjar saliva. Hal ini juga menjelaskan mengapa pada saat orang sedang berpuasa mulut terasa kering, karena hampir sama sekali tidak ada gerakan mengunyah dan tidak adanya makanan yang merangsang keluarnya saliva.

Rata-rata orang makan 3 kali dalam satu hari, belum lagi cemilan ringan di antara waktu makan. Makanan yang mengandung karbohidrat atau asam yang kita konsumsi akan menyebabkan keasaman dalam mulut meningkat, sedangkan jaringan gigi dapat larut dalam keadaan asam. Dalam hal ini saliva sangat berperan dalam mengatur keasaman pH rongga mulut, di mana saliva bertindak sebagai buffer.

Mulut Kering (Xerostomia)

Produksi air liur dapat menurun karena beberapa sebab, hingga membuat kondisi rongga mulut menjadi kering. Pada kondisi mulut yang kering, karies lebih mudah terjadi karena tidak ada saliva yang seharusnya membersihkan plak yang berkumpul di permukaan gigi. Kondisi mulut yang kering juga membuat nafas cenderung berbau tak sedap.

Seiring dengan usia, saliva yang diproduksi semakin sedikit. Kondisi ini utamanya disebabkan karena berkurangnya fungsi kelenjar liur karena proses penuaan.

Penderita kanker mulut dan leher (head & neck cancer) lazimnya dirawat dengan radioterapi. Radiasi pada daerah tersebut dapat merusak kelenjar saliva sehingga tidak dapat berfungsi secara normal. Kerusakan kelenjar saliva juga bisa disebabkan karena penyakit tertentu seperti Sjogren syndrome, penyakit autoimun yang menyebabkan kekeringan pada mata dan mulut. Namun kerusakan kelenjar saliva paling banyak adalah sebagai efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi secara kontinu. Obat-obatan tersebut diantaranya adalah sebagian obat-obatan untuk penyakit jantung, antihistamin (anti alergi), dan antidepresan.

Kerusakan pada kelenjar saliva dapat disebabkan karena beberapa sebab, diantaranya obstruksi atau sumbatan aliran saliva yang umumnya terjadi pada kelenjar parotid dan submandibular yang disebabkan terbentuk batu. Gejala biasanya disadari pada saat makan, di mana saliva terangsang karena adanya makanan tapi tidak bias mengalir karena tersumbat batu. Hal ini dapat menyebabkan bengkaknya kelenjar saliva yang tersumbat dan menimbulkan rasa sakit, terkadang disertai infeksi. Bila dibiarkan lama tidak dirawat, dapat terjadi abses (pembengkakan yang berisi nanah) pada kelenjar saliva.

Tumor pada kelenjar saliva juga dapat terjadi, dengan gejala pembengkakan yang biasanya jarang disertai rasa sakit. Tumor ini bisa jinak maupun ganas, dan biasanya jarang menyerang lebih dari satu kelenjar. Bila terjadi pembesaran pada kelenjar saliva, segera konsultasikan ke dokter gigi atau dokter spesialis THT. Tumor yang ganas berkembang dengan cepat, dapat terjadi rasa sakit yang parah, dan bisa menyebabkan hilangnya kemampuan gerak pada seluruh wajah atau sisi wajah yang terkena.

Orang yang menderita xerostomia (mulut kering) yang berat bisa terbangun di tengah malam karena rasa tidak nyaman yang diakibatkan keadaan tersebut. Makanan juga menjadi sulit ditelan karena kekurangan efek lubrikan dari saliva. Orang sering tidak menyadari pentingnya saliva, hingga terjadi sesuatu yang menyebabkan aliran saliva berkurang dan mulut menjadi kering. Bila sudah kejadian, hal yang harus dilakukan adalah mengurangi makanan dan minuman yang tinggi kadar gula dan keasamannya.

Untuk merangsang aliran saliva, disarankan untuk minum banyak air putih, mengunyah sugar-free chewing gum atau permen rendah gula. Hindari buah yang asam, kafein dan alcohol. Alcohol yang terkandung dalam obat kumur juga dapat menyebabkan kekeringan pada mulut bila digunakan tidak sesuai anjuran, oleh karena itu konsumen dituntut jeli dalam memilih produk. Bila ada indikasi bahwa mulut sering terasa kering, sebaiknya hindari obat kumur yang mengandung alcohol. Pilih pasta gigi dengan kandungan fluor yang cukup tinggi sehingga dapat membantu mineralisasi gigi. Selain itu penting diperhatikan waktu penyikatan gigi, di mana waktu yang krusial adalah sikat gigi sebelum tidur karena aliran saliva menurun saat sedang tidur seperti yang sudah disinggung di atas.

Pasien yang termasuk dalam golongan lanjut usia, terutama yang menggunakan gigi tiruan juga patut mendapat perhatian lebih. Kurangnya aliran saliva karena penuaan terutama pada orang yang menggunakan gigi palsu rentan akan pertumbuhan jamur, di bawah daerah-daerah yang berkontak dengan basis gigi tiruan.

Readmore »»

Definisi Diabetes Melitus

Rabu, 17 Juni 2009 · 0 komentar

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tertua pada manusia. Berasal dari istilah kata Yunani, Diabetes yang berarti pancuran dan Melitus yang berarti madu atau gula.

Kurang lebih istilah Diabetes Melitus menggambarkan gejala diabetes yang tidak terkontrol, yakni banyak keluar air seni yang manis karena mengandung gula. Oleh karena demikian, dalam istilah lain penyakit ini disebut juga “Kencing Manis”.

Secara definisi medis, definisi diabetes meluas kepada suatu kumpulan aspek gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif.


Latarbelakang Diabetes Melitus



Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Pada kondisi normal, kadar gula tubuh akan selalu terkendali, berkisar 70-110 mg/dL, oleh pengaruh kerja hormon insulin yang diproduksi oleh kalenjar pankreas.

Setiap sehabis makan, terjadi penyerapan makanan seperti tepung-tepungan (karbohidrat) di usus dan akan kadar gula darah meningkat. Peningkatan kadar gula darah ini akan memicu produksi hormon insulin oleh kalenjar pankreas.

Berkat pengaruh hormon insulin ini, gula dalam darah sebagian besar akan masuk ke dalam berbagai macam sel tubuh (terbanyak sel otot) dan akan digunakan sebagai bahan energi dalam sel tersebut.

Sel otot kemudian menggunakan gula untuk beberapa keperluan yakni sebagai energi, sebagian disimpan sebagai glikogen dan jika masih ada sisa, sisa sebagian tersebut diubah menjadi lemak dan protein.


Diabetes Melitus Tipe 1



Pada Diabetes Melitus Tipe 1 penyebab utamanya ialah terjadinya kekurangan hormon insulin pada proses penyerapan makanan.

Fungsi utama hormon insulin dalam menurunkan kadar gula darah secara alami dengan cara :

* Meningkatkan jumlah gula yang disimpan di dalam hati.
* Merangsang sel-sel tubuh agar menyerap gula.
* Mencegah hati mengeluarkan terlalu banyak gula.

Jika insulin berkurang, kadar gula di dalam darah akan meningkat. Gula dalam darah berasal dari makanan kita yang diolah secara kimiawi oleh hati. Sebagian gula disimpan dan sebagian lagi digunakan untuk tenaga.

Disinilah fungsi hormon insulin sebagai “stabilizer” alami terhadap kadar glukosa dalam darah. Jika terjadi gangguan sekresi (produksi) hormon insulin ataupun terjadi gangguan pada proses penyerapan hormon insulin pada sel-sel darah, maka potensi terjadinya diabetes melitus sangat besar sekali.

Diabetes Melitus Tipe 2

Jika pada Diabetes Melitus 1 penyebab utamanya adalah dari malfungsi kalenjar pankreas, pada Diabetes Melitus Tipe 2, gangguan utama justru terjadi pada volume reseptor (penerima) hormon insulin, yakni sel-sel darah.

Dalam kondisi ini produktifitas hormon insulin bekerja dengan baik, namun tidak terdukung oleh kuantitas volume reseptor yang cukup pada sel darah, keadaan ini dikenal dengan resistensi insulin.

Walau belum dapat dipastikan penyebab utama resistensi insulin, dibawah ini terdapat beberapa faktor-faktor yang memiliki berperan penting terjadinya hal tersebut:

* Obesitas, terutama yang besifat sentral (bentuk tubuh apel)
* Diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat
* Kurang gerak badan (olahraga)
* Faktor keturunan (herediter)

Diabetes Melitus tidak menakutkan bila diketahui lebih awal. Gejala-gejal yang timbul sangat tidak bijaksana untuk dibiarkan, karena justru akan menjerumuskan ke dalam komplikasi yang lebih fatal.

Jika berlangsung menahun, kondisi penderita Diabetes Melitus berpeluang besar menjadi ketoasidosis ataupun hipoglikemia.

Lakukan pemeriksaan dini pada tubuh, tidak perlu menunggu hingga timbul gejala. Karena dengan dilakukan diagnosis dini, dokter dan pasien dapat menanggulangi diabetes melitus dengan baik agar kita mampu mencegah tersebut sebaik-baiknya.


Readmore »»
Internet Sehat
Kesehatan Kesehatan Kesehatan Kesehatan

Sponsor